banner 1000x500 banner 1000x500
Artikel

Sore Menawan di Jalan Mandalawangi–Banjarwangi, Jalur Strategis dengan Panorama Hijau yang Memikat

22
×

Sore Menawan di Jalan Mandalawangi–Banjarwangi, Jalur Strategis dengan Panorama Hijau yang Memikat

Sebarkan artikel ini

Pandeglang, sorotbanten.com – Keindahan suasana sore terlihat di sepanjang Jalan Raya Mandalawangi–Banjarwangi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 17.17 WIB. Jalan yang berada di wilayah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang ini tampak dilintasi sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas dengan arus lalu lintas yang cukup lancar.

Ruas jalan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur penghubung penting bagi masyarakat yang beraktivitas dari wilayah Mandalawangi menuju Banjarwangi dan sekitarnya. Selain memiliki kondisi jalan yang relatif baik, pemandangan di sepanjang sisi jalan juga menjadi daya tarik tersendiri.

Di bagian kanan dan kiri jalan terlihat tembok pembatas yang ditumbuhi tanaman rambat hijau, menciptakan nuansa alami yang menyejukkan mata bagi setiap pengguna jalan yang melintas. Pemandangan tersebut menjadikan jalur ini tidak hanya sekadar akses transportasi, tetapi juga menghadirkan suasana alam yang asri.

Beberapa warga dan anak muda juga terlihat duduk santai di atas tembok pembatas, menikmati udara sore sambil melihat kendaraan yang melintas. Momen seperti ini kerap menjadi pemandangan biasa di kawasan Pulosari ketika sore hari tiba.

Masyarakat berharap kondisi jalan di jalur Mandalawangi–Banjarwangi ini tetap terjaga dan terus mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, mengingat jalur ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga di wilayah Pandeglang.

Dengan panorama hijau yang menghiasi sepanjang jalan, kawasan ini menjadi salah satu gambaran keindahan alam pedesaan yang masih terjaga di Kabupaten Pandeglang.

anggi

banner 1000x500
Artikel

Di tengah gelombang transformasi digital, kita sedang menghadapi realitas baru: data menjadi komoditas paling berharga. Istilah “data is the new oil” tidak lagi sekadar jargon teknologi, tapi telah menjadi kenyataan ekonomi dan politik global

Artikel

Pramoedya Ananta Toer, seorang penulis dan pengarang Indonesia yang sangat produktif, menghasilkan 50 karya yang telah diterjemahkan ke dalam 41 bahasa asing pernah berkata, “Karena kau penulis, suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.”