banner 1000x500 banner 1000x500
Pemerintahan

Pj Bupati Tangerang Tutup Kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Manajemen Perkantoran Modern Berbasis TIK

147
×

Pj Bupati Tangerang Tutup Kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Manajemen Perkantoran Modern Berbasis TIK

Sebarkan artikel ini

Tangerang, sorotbanten.com — Pj Bupati Tangerang Dr. Andi Ony P menutup secara resmi kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Manajemen Perkantoran Modern Berbasis TIK Secara Blended Learning di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2023, Rabu (27/09/2023).

Dalam sambutannya, Pj Andi mengatakan  kegiatan pengembangan kompetensi tersebut merupakan langkah awal yang sangat berharga bagi setiap ASN menuju pengembangan kompetensi dalam manajemen perkantoran berbasis TIK untuk menghadapi transformasi digital yang saat ini gencar diimplementasikan.

“Pelatihan yang telah saudara selesaikan adalah langkah awal yang sangat berharga menuju pengembangan kompetensi dalam manajemen perkantoran berbasis TIK. Ini adalah investasi untuk diri saudara sendiri untuk kesuksesan pengembangan karir selanjutnya,” kata Pj Andi.

Dia berharap seluruh peserta nanti dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dalam menyelesaikan tugas-tugas mengelola management perkantoran sehingga hasilnya bisa lebih efisien dan efektif.

“Saya berharap saudara dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang saudara peroleh dalam pekerjaan sehari-hari dan terus berkontribusi positif dimanapun saudara bertugas,” pintanya.

Ia pun berpesan semua peserta menjadi agen-agen perubahan yang akan membawa manfaat bagi semua untuk Kabupaten Tangerang yang lebih baik.

Sementara itu, Riesnasari Citra Irena selaku Kabid Pengembangan SDA pada BKPSDM Kab. Tangerang mengungkapkan kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Manajemen Perkantoran Modern Berbasis TIK dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 14 September sampai dengan 27 September 2023.

“Kegiatan ini dilakukan¬† secara Blended Learning diikuti oleh 55 peserta, dan dinyatakan berhak memperoleh sertifikat pelatihan. Peserta sebanyak 12 orang sangat memuaskan, 30 orang memuaskan, dan 13 orang cukup memuaskan seluruh materi pelajaran sebanyak 80 jam pelajaran,” ungkap Riesnasari.

Riesnasari menambahkan, bahwa para peserta diajarkan juga praktik penggunaan aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis dan Terintegrasi) yang merupakan aplikasi bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelola arsip dan tata kelola pemerintahan secara elektronik.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *