banner 1000x500 banner 1000x500
Pemerintahan

Satu Tahun Kepemimpinan Maesyal–Intan, Kabupaten Tangerang Kian Sejahtera dan Berdaya Saing

15
×

Satu Tahun Kepemimpinan Maesyal–Intan, Kabupaten Tangerang Kian Sejahtera dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Tangerang, sorotbanten.com – Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil menunjukkan berbagai capaian pembangunan yang signifikan di berbagai sektor strategis. Berbagai program prioritas terus digulirkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren yang positif. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 76,19 menjadi 76,74, yang menandakan kualitas hidup masyarakat semakin baik.

Tidak hanya itu, usia harapan hidup masyarakat meningkat dari 75,34 tahun menjadi 75,63 tahun, sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen. Pemerintah daerah juga mampu menurunkan tingkat kemiskinan dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen, serta menurunkan angka stunting dari 7,7 persen menjadi 6 persen.

Dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern melalui program PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart), Pemkab Tangerang terus melakukan berbagai inovasi pelayanan publik.

Digitalisasi layanan kependudukan kini telah diterapkan di seluruh kecamatan. Selain itu, Gerai Pelayanan Publik (GPP) telah hadir di Mall Ciputra dan Intermoda BSD, sementara Mal Pelayanan Publik (MPP) Pasar Kemis segera hadir untuk memperluas akses layanan masyarakat.

Pemkab Tangerang juga membangun Command Center Kabupaten Tangerang sebagai pusat pengelolaan data terpadu untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis teknologi dan informasi.

Dalam hal penguatan sumber daya aparatur, pemerintah daerah telah melakukan penataan ASN melalui pengangkatan 475 CPNS, 1.219 PPPK Tahap I, 177 PPPK Tahap II, serta 8.205 PPPK paruh waktu.

Melalui program PROSPEK (Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah), Pemkab Tangerang terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bantuan pangan bagi warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem telah disalurkan sebanyak 17,25 ton beras kepada 1.725 kepala keluarga per desa dan kelurahan.

Selain itu, pemerintah daerah juga membentuk Kelompok Ekonomi Petani (KEP) di 10 desa serta 25 Desa Mandiri Pangan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Program Gerakan Pangan Murah juga telah dilaksanakan melalui delapan kegiatan dengan total 9.000 paket pangan yang disalurkan kepada masyarakat.

Di sektor usaha mikro, sebanyak 821 pelaku UMKM mendapatkan pendampingan melalui pengembangan kawasan ekonomi kreatif serta pusat UMKM.

Sementara itu, layanan Kartu Pencari Kerja (AK-1) mencatat 28.201 pencari kerja terdaftar, dengan 23.225 orang berhasil mendapatkan pekerjaan dari 25.168 lowongan kerja yang tersedia.

Dalam sektor kesehatan melalui program TUNAS (Talenta Unggul Generasi Sehat), Pemkab Tangerang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100,49 persen, yang berarti lebih dari 3,5 juta warga Kabupaten Tangerang telah mendapatkan jaminan perlindungan kesehatan.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga telah dimanfaatkan oleh 1.381.215 masyarakat, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Selain itu, sebanyak 7.620 balita dan 1.250 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis menerima bantuan makanan tambahan bergizi.

Untuk meningkatkan layanan kesehatan, pemerintah daerah juga menambah 38 unit ambulans serta merehabilitasi 35 puskesmas dan puskesmas pembantu.

Melalui program SETARA (Sekolah Terpadu Ramah Anak), Pemkab Tangerang menghadirkan program sekolah swasta gratis yang menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta dengan total 35.784 siswa penerima manfaat.

Pemerintah daerah juga memberikan Beasiswa Tangerang Gemilang kepada 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, serta beasiswa bagi 419 guru PAUD di Kabupaten Tangerang.

Selain itu, pembangunan 44 Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) serta rehabilitasi 138 ruang kelas SD dan SMP terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Untuk menunjang akses pendidikan, 15 unit bus sekolah gratis juga telah beroperasi di 14 kecamatan dan melayani lebih dari 3.500 siswa.

Dalam sektor infrastruktur, Pemkab Tangerang telah membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, serta melakukan rekonstruksi jalan sepanjang 10,3 kilometer dan rehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 58,14 kilometer serta membangun 15 jembatan baru guna meningkatkan konektivitas wilayah.

Upaya pengendalian banjir juga dilakukan melalui pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, 6 stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.

Pemerintah daerah juga membangun tanggul sungai sepanjang 11,4 kilometer, 701 unit sarana air bersih, serta 1.377 unit septic tank untuk meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Tangerang juga berhasil meraih berbagai penghargaan tingkat nasional maupun provinsi.

Di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-17 kali berturut-turut, predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovation Government Award 2025, serta Terbaik I Paritrana Award Tingkat Nasional.

Selain itu, Bupati Tangerang juga meraih Top Pembina BUMD Awards 2025, sementara Kabupaten Tangerang juga mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM dari Kementerian HAM RI.

Di tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang juga berhasil meraih berbagai prestasi, seperti Juara Umum MTQ XXII Provinsi Banten, Peringkat Kedua Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025, serta Juara I Paritrana Award Provinsi Banten.

Dengan berbagai capaian tersebut, kepemimpinan Maesyal–Intan dinilai berhasil membawa Kabupaten Tangerang semakin maju, sejahtera, serta berdaya saing dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (***)

banner 1000x500