banner 1000x500 banner 1000x500
News

PMI Kabupaten Lebak Gelar Rapat Pleno 2024 untuk Peningkatan Kinerja Kemanusiaan

401
×

PMI Kabupaten Lebak Gelar Rapat Pleno 2024 untuk Peningkatan Kinerja Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Foto : Pengurus PMI Kabupaten Lebak pada saat Rapat Pleno Tahun 2024 (Doc Dase AR)

Kabupaten Lebak, sorotbanten.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak menggelar Rapat Pleno Tahun 2024 di Aula Bina Insan Mandiri (BIM). Acara ini dihadiri oleh pengurus PMI Kabupaten Lebak, Dewan Kehormatan, staf markas, dan tamu undangan. Selasa (24/12/2024).

Rapat dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Dedi Lukman Indefur, M.Si mewakili Ketua Dewan Kehormatan dengan dihadiri 27 peserta, rapat ini bertujuan meningkatkan sinergitas dan kekompakan pengurus dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan.

Hasil rapat adalah beberapa kebijakan dan keputusan strategis, meliputi:

1. Surat Keputusan (SK) Pembagian Tugas Pengurus.

2. SK Staf Markas dan pembagian tugas periode 2025.

3. Standar Operasional Prosedur (SOP) Persuratan.

4. SOP Keuangan.

5. SOP Sumber Daya Manusia (SDM).

6. Rancangan Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2025.

7. Persiapan Musyawarah Kerja Tahun 2024.

Pengurus PMI Kabupaten Lebak berusaha memaksimalkan kinerja dan mengoptimalkan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Lebak.

Rapat Pleno ini merupakan bagian dari Monitoring dan Evaluasi kinerja untuk meningkatkan pelayanan di tahun mendatang.

Dengan semboyan “Mari Melangkah Bersama Untuk Kemanusiaan”, PMI Kabupaten Lebak siap mengabdi pada masyarakat.

(ds ar)

banner 1000x500
News

Dugaan skandal yang menyeret seorang oknum pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak menuai sorotan tajam publik. Seorang perempuan berinisial N mengaku tengah mengandung anak dari oknum pegawai kejaksaan berinisial G, namun hingga kini belum ada sikap tanggung jawab dari pihak yang bersangkutan.

News

Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, polemik mencuat setelah muncul dugaan adanya potongan kuku di dalam makanan yang disajikan kepada siswa PAUD Berkah, yang dilayani oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilegong Ilir, Kabupaten Lebak.