Lebak, sorotbanten.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Informatika Islam As-Syakirin yang berlokasi di Kampung Cilajim, Desa Cipundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, hadir sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak sempat melanjutkan sekolah.
Kepala PKBM, Sakirin, menjelaskan bahwa pendirian PKBM tersebut berawal dari keprihatinan masyarakat terhadap masih banyaknya warga di Kecamatan Malingping yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di Kabupaten Lebak.
“Awal berdirinya PKBM ini pada tahun 2024, berangkat dari keprihatinan masyarakat karena masih banyak anak-anak maupun warga yang tidak melanjutkan sekolah. Sementara itu, tingkat pendidikan di Kabupaten Lebak masih tergolong rendah sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan,” ujar Sakirin.
Ia menambahkan, setelah melalui proses administrasi dan persyaratan yang berlaku, PKBM Informatika Islam As-Syakirin akhirnya resmi mendapatkan izin operasional pada tahun 2025.
Selain menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan, PKBM ini juga memberikan keterampilan tambahan atau life skill, salah satunya pelatihan komputer. Program tersebut bertujuan agar para peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang dunia teknologi informasi (IT) yang saat ini semakin berkembang.
“Selain belajar paket pendidikan, kami juga memberikan pelatihan komputer agar para peserta didik mengenal dunia IT dan memiliki keterampilan yang bisa bermanfaat di masa depan,” jelasnya.
Sakirin berharap keberadaan PKBM Informatika Islam As-Syakirin dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kecamatan Malingping.
“Harapan kami tentu sangat banyak. Kami ingin PKBM ini bisa membantu masyarakat yang putus sekolah agar tetap memiliki kesempatan belajar, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat,” pungkasnya.
anggi













