banner 1000x500 banner 1000x500
News

Pendamping Penyuluh Kehutanan Tinjau Kelompok Tani Jaya Makmur Budidaya Jamur Tiram di Cibadak

102
×

Pendamping Penyuluh Kehutanan Tinjau Kelompok Tani Jaya Makmur Budidaya Jamur Tiram di Cibadak

Sebarkan artikel ini

Lebak, sorotbanten.com | Kamaludin selaku pendamping penyuluh kehutanan melakukan kunjungan ke lokasi kelompok tani Jaya Makmur yang mengembangkan budidaya jamur tiram di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu (12/11/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan usaha kelompok tani serta memberikan arahan dan pendampingan teknis dalam pengelolaan hasil pertanian berbasis kehutanan.

Ketua kelompok tani Jaya Makmur, Udoh, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari pihak penyuluh.
“Saya merasa senang atas perhatian dan kunjungan Pak Kamaludin ke lokasi kami. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha jamur tiram agar lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tutur Udoh.

Dalam kesempatan itu, Kamaludin juga mengapresiasi semangat para anggota kelompok tani yang tetap konsisten dalam mengembangkan usaha pertanian ramah lingkungan. Ia berharap agar kelompok Jaya Makmur dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lain di wilayah Kecamatan Cibadak dan sekitarnya.

“Pendampingan ini akan terus dilakukan agar kelompok tani mampu mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ungkap Kamaludin.

Kegiatan peninjauan ini diakhiri dengan diskusi singkat dan evaluasi kebutuhan sarana pendukung untuk meningkatkan kualitas produksi jamur tiram di kelompok tani Jaya Makmur.

ds ar

banner 1000x500
News

Dunia pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur kembali tercoreng. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Hidayah yang berlokasi di Kampung Sukareja RT 01/08, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, kini menjadi sorotan publik menyusul dugaan penahanan ijazah siswa disertai permintaan uang hingga Rp2 juta.

News

Peredaran obat keras golongan G kian merajalela di wilayah Subang. Salah satunya Di Kampung Cibungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, praktik penjualan Pil Setan seperti Tramadol dan Hexymer diduga berlangsung secara terang-terangan, bahkan pada siang hari, tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.