banner 1000x500 banner 1000x500
Pemerintahan

Jelang Nataru, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan dan Toleransi

55
×

Jelang Nataru, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan dan Toleransi

Sebarkan artikel ini

Tangerang, sorotbanten.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, usai menghadiri rapat koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda, tokoh agama, dan perwakilan umat beragama di Kabupaten Tangerang. Senin (22/12/2025).

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan seluruh unsur Forkopimda, mulai dari Kapolresta Tangerang, Kasdim TNI 0510/Tigaraksa, Ketua MUI, perwakilan Kementerian Agama, Kesbangpol, hingga tokoh lintas agama yang turut berperan aktif dalam menjaga toleransi dan persatuan di Kabupaten Tangerang.

“Kami mengapresiasi kehadiran Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan seluruh umat beragama. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan persiapan Natal dan Tahun Baru agar berjalan aman, nyaman, dan penuh toleransi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah sepakat untuk turun langsung melakukan monitoring pelaksanaan ibadah malam Natal.

“Kami bersama Forkopimda, MUI, dan FKUB akan hadir langsung untuk memantau dan memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan aman, tertib, dan penuh ketenangan bagi saudara-saudara umat Kristiani,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan saling menghormati antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Tangerang yang selama ini dikenal aman dan harmonis.

“Kondusivitas Kabupaten Tangerang ini adalah hasil kerja bersama. Toleransi dan kebersamaan antarumat beragama harus terus kita jaga dan perkuat,” tambahnya.

Terkait perayaan malam Tahun Baru, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa telah disepakati larangan konvoi kendaraan bermotor, arak-arakan, serta penggunaan petasan dan kembang api secara berlebihan. Kebijakan tersebut juga dilandasi rasa empati terhadap masyarakat di daerah lain yang tengah dilanda musibah.

“Kami sepakat tidak ada konvoi, pawai kendaraan, maupun petasan dan kembang api yang berlebihan. Ini bentuk empati kita terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Aceh, Medan, dan Padang,” ungkapnya.

Dalam rangka pengamanan perayaan Natal, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Polres Tangerang akan mengamankan 59 gereja dengan melibatkan 650 personel gabungan. Pengamanan ini juga didukung oleh unsur kecamatan, mulai dari Camat, Kapolsek, Danramil, hingga jajaran perangkat daerah.

“Sebanyak 59 gereja menjadi fokus pengamanan dengan 650 personel gabungan dari Polres dan unsur terkait. Kami pastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan aman dan lancar,” pungkas Bupati Maesyal Rasyid.

asp

banner 1000x500 banner 1000x500