banner 1000x500 banner 1000x500
News

Dukung Tema Nasional, Kejari Tangerang Gelar Aksi Bagi Stiker dan Tumbler di Hari Antikorupsi

97
×

Dukung Tema Nasional, Kejari Tangerang Gelar Aksi Bagi Stiker dan Tumbler di Hari Antikorupsi

Sebarkan artikel ini

Tangerang, sorotbanten.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan menggelar kampanye antikorupsi melalui pembagian stiker dan tumbler kepada masyarakat, Kamis (9/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di area kantor Kejari Kabupaten Tangerang dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang melintas.

Sebanyak 500 stiker bertema antikorupsi serta 100 tumbler dibagikan langsung oleh jajaran Intelijen Kejari sebagai simbol ajakan untuk menjaga integritas dan menolak segala bentuk praktik korupsi.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Doni Saputra, S.H., M.H., mengatakan bahwa giat ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye nasional Hakordia yang dicanangkan Kejaksaan Agung RI.

“Kegiatan ini adalah bentuk kampanye Hakordia yang kami laksanakan dengan membagikan stiker dan tumbler kepada masyarakat. Ini sebagai dukungan terhadap tema nasional ‘Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat’, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam gerakan antikorupsi,” ujar Doni.

Menurutnya, pembagian stiker dan tumbler ini diharapkan menjadi media sederhana namun efektif untuk mengingatkan masyarakat bahwa korupsi berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

asp

banner 1000x500
News

Dunia pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur kembali tercoreng. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Hidayah yang berlokasi di Kampung Sukareja RT 01/08, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, kini menjadi sorotan publik menyusul dugaan penahanan ijazah siswa disertai permintaan uang hingga Rp2 juta.

News

Peredaran obat keras golongan G kian merajalela di wilayah Subang. Salah satunya Di Kampung Cibungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, praktik penjualan Pil Setan seperti Tramadol dan Hexymer diduga berlangsung secara terang-terangan, bahkan pada siang hari, tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.