banner 1000x500 banner 1000x500
News

Diduga Penyalahgunaan BBM Pertalite di SPBU Tegal Buleud, Mafia BBM Gunakan Puluhan Jerigen

60
×

Diduga Penyalahgunaan BBM Pertalite di SPBU Tegal Buleud, Mafia BBM Gunakan Puluhan Jerigen

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, sorotbanten.com | Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali mencuat di wilayah Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, diduga terjadi aktivitas pengisian BBM Pertalite secara tidak wajar yang dilakukan oleh sejumlah pihak yang terindikasi sebagai mafia BBM.

Dari hasil pemantauan, Senin (12/1/2026). terlihat jelas puluhan jerigen serta galon air mineral digunakan untuk menampung BBM bersubsidi tersebut. Aktivitas ini dilakukan secara berulang dan terkesan terorganisir, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya praktik penimbunan BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Ironisnya, dari informasi yang dihimpun awak media, praktik tersebut diduga mendapat perlindungan dari oknum aparat, salah satunya disebut-sebut berinisial R, yang dikenal dengan nama Rozer, dan diduga merupakan oknum anggota Brimob. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan.

Warga sekitar mengaku resah dengan adanya dugaan praktik mafia BBM tersebut. Mereka menilai, ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab ini menyebabkan kelangkaan Pertalite, antrean panjang di SPBU, serta merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM subsidi.

“Kalau sudah pakai jerigen dan galon, jelas itu bukan untuk kebutuhan pribadi. Kami sebagai warga kecil sering kebagian susah,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat mendesak Pertamina, Aparat Penegak Hukum (APH), serta Propam Polri untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika terbukti adanya keterlibatan oknum aparat, warga meminta agar dilakukan penindakan tegas tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU maupun aparat terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh informasi yang berimbang.

anggi

banner 1000x500 banner 1000x500