Tangerang, sorotbanten.com | Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid resmi melantik sebanyak 149 Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang. Pelantikan berlangsung di Hotel Sapphire, Gading Serpong, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa seluruh dewan hakim yang dilantik telah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) dan orientasi sejak pagi hari. Kegiatan tersebut, kata dia, menjadi bekal penting agar para dewan hakim memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas perhakiman selama MTQ berlangsung.
“Sejak pagi para dewan hakim telah melaksanakan orientasi sekaligus menerima pengarahan dari pengawas Dewan Hakim. Alhamdulillah, di penghujung kegiatan hari ini, sebanyak 149 orang resmi dilantik sebagai Dewan Hakim MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang,” ungkap Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, para dewan hakim memegang peran strategis dalam menentukan kualitas peserta MTQ. Oleh karena itu, Bupati meminta agar seluruh dewan hakim menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab selama lima hari pelaksanaan MTQ.
“Kami mohon para dewan hakim bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar transparan dan berkualitas,” tandasnya.
Menurut Maesyal, hasil penilaian dewan hakim akan sangat menentukan kualitas duta Kabupaten Tangerang yang nantinya berlaga di MTQ tingkat Provinsi Banten. Ia pun berharap MTQ ke-56 dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Peran dewan hakim ini sangat penting dan menentukan dalam memilih duta-duta yang akan mewakili Kabupaten Tangerang di MTQ Provinsi Banten,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang.
“Mohon doa dan dukungan semuanya agar penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Tangerang, dari pembukaan hingga penutupan, dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang yang juga Sekretaris Daerah, Soma Atmaja, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek dan orientasi dewan hakim merupakan tahapan awal yang krusial dalam persiapan MTQ ke-56.
“Bimtek dan orientasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi metode penilaian antardewan hakim, sehingga dapat melahirkan qori-qoriah yang berkualitas serta meningkatkan profesionalisme perhakiman sesuai kaidah terbaru,” jelas Soma.
Ia menambahkan, total peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 170 orang, terdiri dari 21 pengurus LPTQ Kabupaten Tangerang dan 149 Dewan Hakim MTQ ke-56.
Soma juga mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan MTQ tahun ini, LPTQ Kabupaten Tangerang menekankan penggunaan teknologi digital guna meningkatkan transparansi dan efisiensi.
“Kami menerapkan teknologi digital dalam seluruh tahapan MTQ, mulai dari E-MTQ untuk pendaftaran peserta secara online, E-Maqro, hingga E-Penilaian untuk proses penilaian secara digital,” pungkasnya.
red













