banner 1000x500 banner 1000x500
News

Ormas Badak Banten Dpc Rangkasbitung Berkunjung Silaturahmi Di PT. GMT

232
×

Ormas Badak Banten Dpc Rangkasbitung Berkunjung Silaturahmi Di PT. GMT

Sebarkan artikel ini

Lebak, sorotbanten.com — Ormas Badak Banten (BB) Dpc Rangkasbitung lakukan kunjungan silaturahmi ke pimpinan PT. GMT Citeras Rangkasbitung Lebak banten, Kamis (03/10/2024).

Ketua Dpc badak Banten Rangkasbitung Hendrik mengatakan Tujuannya datang untuk silaturahmi diskusi dan tukar pendapat dengan pimpinan perusahaan.

“Disini kami bukan untuk meminta minta melainkan bagai mana perusahaan ini bisa memprioritaskan putra daerah sebagai tenaga kerja dan kordinasi sinergi dengan baik,” Ujarnya.

Ditempat yang sama humas badak Banten DPC Rangkasbitung Jepri juga mengungkapkan Kami bersinergi dengan pihak perusahaan, Sebisa-bisanya harus bisa mengutamakan tenaga lokal dulu,jangan dulu mengutamakan tenaga di luar wilayah.

Sementara itu Pimpinan PT. GMT Nanang (Staf) menyambut Baik mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada ormas BB sudah berkunjung silaturahmi karena dalam hal ini ormas juga sebagai stakeholder di setiap perusahaan, hanya bajunya saja kan yang beda, pada dasarnya kita semua sama warga negara Indonesia.

“Ini sebagai bahan masukan bagi kami karena disini memang tidak berprioritas kepada orang luar ataupun orang lokal, melainkan disini kami lebih kepada yang berpengalaman ke skill orang tersebut pak,karena kalau Tidak punya skill kami bisa merugi karena kami kejar target”, Ucapnya.

(ds ar)

banner 1000x500
News

Dunia pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur kembali tercoreng. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Hidayah yang berlokasi di Kampung Sukareja RT 01/08, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, kini menjadi sorotan publik menyusul dugaan penahanan ijazah siswa disertai permintaan uang hingga Rp2 juta.

News

Peredaran obat keras golongan G kian merajalela di wilayah Subang. Salah satunya Di Kampung Cibungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, praktik penjualan Pil Setan seperti Tramadol dan Hexymer diduga berlangsung secara terang-terangan, bahkan pada siang hari, tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.