banner 1000x500 banner 1000x500
Pemerintahan

Tekan Sampah dari Hulu, Gubernur Banten Distribusikan Toren POC ke TPS3R dan Bank Sampah di Tangsel

22
×

Tekan Sampah dari Hulu, Gubernur Banten Distribusikan Toren POC ke TPS3R dan Bank Sampah di Tangsel

Sebarkan artikel ini

Tangerang Selatan, sorotbanten.com – Upaya mengurangi timbulan sampah organik dari sumber terus digencarkan Gubernur Banten Andra Soni melalui langkah konkret hingga ke tingkat paling dasar. Salah satunya dengan mendistribusikan Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan Biogas ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) serta bank sampah di Kota Tangerang Selatan.

Kebijakan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Program pendistribusian Toren POC menyasar fasilitas pengolahan sampah di lingkungan permukiman, salah satunya TPS3R di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Melalui fasilitas ini, sampah organik rumah tangga dapat langsung diolah di lingkungan warga, sehingga volume residu yang dibuang ke TPA dapat ditekan secara signifikan.

Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Gubernur Banten kepada wilayahnya. Menurutnya, kehadiran fasilitas pengolah sampah organik tersebut menjadi penguat peran TPS3R sebagai garda terdepan pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

“Alhamdulillah, kami menerima toren pengolah sampah organik dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas pendukung TPS3R di wilayah kami dalam mengurangi sampah organik,” ujar Dwi Santoso, Kamis (29/1/2026).

Seiring dengan penyaluran sarana pengolahan, aspek pendampingan dan edukasi masyarakat juga menjadi perhatian utama agar program berjalan berkelanjutan. Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menegaskan bahwa bantuan alat harus dibarengi dengan pembinaan yang konsisten.

“Alat tanpa pendampingan hanya akan menjadi simbol, bukan solusi jangka panjang,” tegas Ade.

Ia menilai keseriusan Gubernur Andra Soni terlihat dari pendekatan menyeluruh yang tidak berhenti pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.

“Bantuan toren pengolah sampah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah menangani persoalan sampah dari lingkup paling bawah. Targetnya jelas, menggeser kebiasaan warga agar mampu mengurangi residu ke TPA. Pendampingan itu harus maraton, bukan kegiatan sesaat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ade menekankan pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pemantauan rutin terhadap TPS3R agar fasilitas yang diberikan dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini mampu menjadi solusi nyata atas darurat sampah di Tangerang Selatan,” tandasnya.

banner 1000x500 banner 1000x500