banner 1000x500 banner 1000x500
News

Toko Diduga Jual Obat Keras di Jatiluhur Kembali Beroperasi, Warga Resah dan Pertanyakan Ketegasan Aparat

102
×

Toko Diduga Jual Obat Keras di Jatiluhur Kembali Beroperasi, Warga Resah dan Pertanyakan Ketegasan Aparat

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

Bekasi, sorotbanten.com | Gelombang keresahan melanda warga Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Sebuah toko yang berlokasi di Jl. Wibawa Mukti No. 56, RT 04 RW 01 diduga kuat menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Eximer kepada anak-anak sekolah dan remaja. Aktivitas ilegal itu disebut telah berlangsung lama, meski berkali-kali dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH).

Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Lurah Jatiluhur, Muhidin, kepada awak media melalui pesan WhatsApp. Ia membenarkan adanya keluhan warga mengenai toko yang menjadi pusat keluar masuk anak-anak muda itu.

“Benar, di Jl. Wibawa Mukti itu ada yang jual obat-obatan seperti Tramadol dan Eximer. Saya sudah memberikan teguran kepada pemilik kosannya, dan sudah melaporkan ke pihak kepolisian. Bahkan sudah dilakukan penggerebekan, tapi hasilnya nihil,” ujar Muhidin.

Lebih mencengangkan, kata Muhidin, laporan dari pihak kelurahan telah dilakukan tiga kali, namun toko tersebut tetap kembali beroperasi.

“Tiga kali dilaporkan, tetap buka lagi. Tutup tiga hari, buka lagi. Ada apa sampai penjual obat itu tidak diproses secara hukum? Ini sangat meresahkan warga, khususnya di Jatiluhur,” tegasnya.

Keresahan itu makin memuncak setelah sejumlah warga menyampaikan dampak langsung yang dirasakan di lingkungan mereka. Salah satu warga berinisial A yang ditemui tim Media Sorot Banten pada Jumat (12/12/2025) mengungkapkan perubahan perilaku remaja di sekitar lokasi.

“Anak-anak jadi nggak karuan di sini, Bang. Ada tetangga saya, gara-gara nggak dikasih duit sama orang tuanya, dia sampai jual helm bapaknya. Udah parah, Bang, semenjak ada toko itu,” keluh seorang warga dengan nada kesal.

A berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan tidak membiarkan aktivitas penjualan obat keras tanpa izin itu terus berjalan.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat tentang efektivitas penegakan hukum dan alasan di balik terus beroperasinya toko tersebut meski telah berulang kali dilaporkan.

A berharap pemerintah dan kepolisian segera menutup total aktivitas ilegal tersebut dan memberikan rasa aman bagi lingkungan, khususnya para orang tua yang khawatir akan masa depan anak-anak mereka.

tim

banner 1000x500 banner 1000x500