banner 1000x500 banner 1000x500
Sosial & Budaya

Karang Taruna Kecamatan Kadupandak Berikan Bantuan Kepada Anak yatim Penderita Jantung Bocor di Desa Sukakerta

68
×

Karang Taruna Kecamatan Kadupandak Berikan Bantuan Kepada Anak yatim Penderita Jantung Bocor di Desa Sukakerta

Sebarkan artikel ini

Cianjur, sorotbanten.com — Karang Taruna Kecamatan Kadupandak memberikan bantuan sosial kepada Agung Maulana ( 8 ), seorang anak yang menderita kebocoran pada jantung, di Kampung Sukawening, RT 003 RW 006, Desa Sukakerta, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. Jum’at (29/12/2023).

Dalam kunjungannya, Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kadupandak yang didampingi Karang Taruna Desa Sukakerta dan Karang Taruna tingkat RT menyerahkan bantuan sebesar Rp. 1.200.000 kepada Agung Maulana.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Kadupandak, Kurnia Gandi mengatakan, pihaknya bersama para pengurus karang taruna melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan biaya pengobatan anak penderita jantung bocor tersebut.

“Kita bersama rekan-rekan pengurus Karang Taruna Kecamatan bergerak cepat setelah mendengar informasi bahwa ada anak yang menderita kebocoran jantung, dimana kondisi ibunya dalam kekurangan secara ekonomi. Karena itu kita mengumpulkan dana, Alhamdulillah sudah diserahkan dan diterima dengan baik. Mudah-mudahan apa yang kita berikan setidaknya dapat meringankan beban biaya pengobatannya,” Ungkap Ketua Karang Taruna Kecamatan Kadupandak yang akrab disapa Giung ini.

Sementara Ketua Karang Taruna RT 003, Muklis Hidayat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kadupandak. Menurut Muklis, kegiatan sosial ini harus dilanjutkan untuk membantu warga yang membutuhkan uluran tangan.

“Saya selaku ketua karang taruna tingkat RT 003/006 Kampung sukawening mengucapkan terimakasih kepada Karang Taruna Kecamatan Kadupandak sudah peduli terhadap warga kami, mudah- mudahan Ketua Karang Taruna Kecamatan Kadupandak dan jajaran lebih bersinergi lagi kedepannya.” Katanya.

Diketahui Agung Maulana saat ini tinggal bersama ibu kandungnya (Sarifah) yang hidup bawah garis kemiskinan. Sedangkan ayahnya sebagai tulang punggung keluarga telah meninggal dunia, sehingga kondisi demikian membutuhkan kepedulian dan bantuan dari semua pihak untuk kesembuhan anak tersebut.

(iman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *