banner 1000x500 banner 1000x500
Pemerintahan

DPPPA Tingkatkan Kapasitas Fasilitator untuk Cegah Kekerasan Berbasis Gender

93
×

DPPPA Tingkatkan Kapasitas Fasilitator untuk Cegah Kekerasan Berbasis Gender

Sebarkan artikel ini

Tangerang, sorotbanten.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI serta United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia menggelar Pelatihan Panduan Pelibatan Komunitas dalam Pencegahan dan Respon Kekerasan Berbasis Gender, Rabu (27/3/2024).

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fasilitator daerah dan desa dalam memfasilitasi upaya pelibatan komunitas dalam pencegahan dan respon kekerasan berbasis gender di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatnya masyarakat yang memiliki pengetahuan sekaligus anti terhadap segala bentuk kekerasan dan memiliki komitmen dalam mendukung berbagai upaya pencegahan kekerasan berbasis gender di desa masing-masing,” ucapnya.

Tercatat, pada tahun 2022 terdapat 192 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang. Namun, angka tersebut berhasil turun menjadi 174 kasus pada tahun 2023.

“Sebagian besar kasus kekerasan yang terjadi adalah kasus kekerasan seksual dan diikuti oleh kasus kekerasan dalam rumah tangga,” pungkasnya.

Sementara itu, DPPPA juga terus berupaya menekan angka kekerasan, salah satunya dengan membentuk satgas pada tingkat kecamatan, kelurahan dan desa dalam hal pencegahan dan pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

DPPPA juga mulai mensosialisasikan Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), dengan menunjuk Desa Caringin dan Desa Selapajang di Kecamatan Cisoka sebagai proyek percontohan DRPPA di Kabupaten Tangerang.

Dalam program ini, masyarakat akan terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan panduan pelibatan komunitas dalam pencegahan dan respon kekerasan berbasis gender ini bisa bermanfaat serta dapat terus menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang.

(asp)

banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *